Sport Sience Milkhatil Arofah
Dalam beberapa tahun terakhirnya sport science semakin terbiasa menjadi sebuah istilah keren dalam dunia olahraga. Sayangnya, pengetahuan komprehensif soal itu, dan juga realisasinya, masih jauh dari semestinya. "Kita akan menerapkan sport science di tim." "Kita akan maju dan berprestasi dengan sport science ." " Yuk , kita terapkan pola makan sehat pada para pemain. Mulai sekarang, tidak ada lagi gorengan, sambal, kerupuk, makanan bersantan, makanan berminyak, dan sebagainya. Semua diganti dengan nasi merah, pasta, dan makanan yang dibakar atau dikukus. Sediakan salad dan buah-buahan yang cukup." * Betapa seringnya kita mendengar ungkapan-ungkapan di atas. Namun, kemudian ini yang terjadi: "Susah, Bang, diterapkan di sini. Beda kebiasaan. Jadi ya diterima saja." Dalam satu kesempatan lainnya, pernah saya diajak oleh seorang kawan yang dengan bangga ingin menunjukkan fasilitas sport science -nya. Setelah menempuh perjalanan...